Dapat kami informasikan bahwa harga jual dan harga beli di order book ditentukan sepenuhnya oleh mekanisme pasar dari para member Indodax. Hal inilah yang menyebabkan adanya selisih antara harga jual terendah dan harga beli tertinggi.
Selisih tersebut dikenal dengan istilah Spread. Spread adalah perbedaan antara harga permintaan jual (ask price) dan harga penawaran beli (bid price) dari suatu aset kripto di pasar. Spread merupakan salah satu konsep dasar dalam perdagangan dan investasi, termasuk di pasar kripto.
Harga Beli (Ask/Offer): Harga yang diminta oleh penjual.
Harga Jual (Bid): Harga yang ditawar oleh pembeli.
Ada beberapa faktor utama yang menyebabkan munculnya jarak tersebut:
Likuiditas Pasar: Ini adalah faktor terbesar. Di pasar yang sangat ramai (likuiditas tinggi) seperti Bitcoin, banyak orang mengantre untuk jual dan beli sehingga jaraknya sangat tipis. Sebaliknya, pada koin yang kurang populer, jumlah antrean lebih sedikit sehingga jarak antara harga jual dan beli menjadi lebih lebar.
Mekanisme Pasar (Order Book): Indodax adalah sebuah marketplace yang mempertemukan penjual dan pembeli secara langsung. Harga ditentukan oleh kesepakatan antar pengguna, bukan oleh platform. Selisih muncul karena pembeli ingin harga semurah mungkin, sementara penjual ingin harga setinggi mungkin.
Volatilitas Harga: Saat harga pasar sedang naik-turun dengan sangat cepat, spread cenderung melebar karena para pedagang lebih berhati-hati dalam memasang harga antrean.
Jika Anda ingin mendapatkan harga terbaik, disarankan untuk menggunakan fitur Limit Order. Dengan fitur ini, Anda bisa menentukan sendiri di harga berapa Anda ingin membeli atau menjual, lalu menunggu hingga ada pengguna lain yang setuju dengan harga tersebut.