Dapat kami informasikan bahwa mengetahui durasi penyimpanan (hold) aset dalam portofolio Anda sangatlah penting untuk mengevaluasi performa investasi dan menjaga kedisiplinan rencana awal Anda. Meskipun Indodax belum menampilkan fitur "hitung mundur" hari secara otomatis di halaman saldo, Anda tetap dapat mengetahuinya dengan mudah melalui fitur Riwayat Transaksi. Berikut adalah panduannya:
Melalui Menu "Riwayat" di Aplikasi Indodax
Cara paling akurat untuk mengetahui durasi hold adalah dengan melacak tanggal pembelian pertama Anda. Berikut langkah-langkahnya:
Buka aplikasi Indodax.
Klik menu 'Wallet' dan di pojok kanan atas terdapat menu 'Riwayat'.
Gunakan filter riwayat dan pilih 'Periode Transaksi'.
Pilih aset kripto yang ingin Anda cek (misalnya: BTC atau ETH).
Gulir layar ke bawah untuk menemukan transaksi Beli (Buy) paling awal untuk aset tersebut.
Tanggal transaksi tersebut adalah titik awal Anda menahan aset. Anda cukup menghitung selisih hari dari tanggal tersebut hingga hari ini.
Melalui Fitur "Riwayat Transaksi" di Website Indodax
Jika Anda memiliki intensitas transaksi yang tinggi dan membutuhkan rekap data yang lebih rapi, menggunakan versi website adalah pilihan terbaik. Berikut langkah-langkahnya:
Masuk (login) ke akun Anda melalui situs indodax.com.
Pilih menu 'Riwayat Transaksi'.
Tentukan rentang waktu pencarian yang diinginkan.
Unduh laporan transaksi tersebut dalam format CSV atau PDF.
Buka dokumen yang diunduh untuk melihat rincian tanggal masuknya setiap aset ke dalam dompet (wallet) Anda.
Kunci utama untuk mengetahui berapa lama Anda telah hold suatu aset adalah dengan memeriksa tanggal transaksi beli pertama. Dengan memanfaatkan fitur riwayat di aplikasi maupun website, Anda bisa mendapatkan data yang transparan untuk mendukung keputusan investasi Anda selanjutnya.