FIO Protocol (Foundation for Interwallet Operability) adalah protokol blockchain terdesentralisasi yang bertujuan untuk meningkatkan pengalaman pengguna dalam transaksi kripto. Dengan FIO Protocol, pengguna dapat menggunakan alamat yang lebih sederhana dan mudah diingat untuk menerima dan mengirim aset digital, menggantikan kombinasi alfanumerik panjang yang umum digunakan dalam dompet kripto.
FIO Protocol dikembangkan oleh Foundation for Interwallet Operability (FIO) dan didukung oleh berbagai dompet serta bursa kripto. Protokol ini memungkinkan transaksi yang lebih aman, mudah, dan efisien bagi pengguna individu maupun bisnis.
Cara Kerja FIO Protocol
FIO Protocol bekerja sebagai lapisan tambahan yang menghubungkan berbagai dompet kripto untuk menyederhanakan proses transaksi. Berikut adalah beberapa komponen utama dalam cara kerja FIO Protocol :
1. FIO Addresses
FIO Address adalah identitas pengguna yang dapat digunakan untuk menerima pembayaran tanpa perlu membagikan alamat dompet kripto yang panjang. Formatnya biasanya seperti : nama_pengguna@indodax
Dengan adanya FIO Address, pengguna tidak perlu lagi menyalin dan menempelkan alamat wallet panjang yang berisiko salah input.
2. FIO Requests
Fitur FIO Requests memungkinkan pengguna untuk meminta pembayaran dengan aman. Alih-alih hanya mengirim dana, pengguna dapat mengajukan permintaan transaksi yang dapat dikonfirmasi oleh penerima. Hal ini mengurangi kemungkinan kesalahan pengiriman aset kripto.
3. FIO Data
FIO Protocol juga memungkinkan penyertaan metadata tambahan dalam transaksi, seperti deskripsi pembayaran atau catatan transaksi. Ini sangat bermanfaat bagi bisnis yang ingin mencatat alasan pembayaran dalam transaksi kripto.
4. Keamanan Terdesentralisasi
FIO Protocol tidak menyimpan informasi sensitif di blockchain publik. Semua transaksi terenkripsi dan hanya dapat diakses oleh pihak yang terlibat, sehingga meningkatkan keamanan pengguna.