Stop Loss adalah sebuah strategi yang digunakan untuk mengurangi atau menghindari besaran kerugian yang mungkin Anda alami dalam sebuah transaksi.
Bayangkan Stop Loss sebagai "rem darurat" atau "jaring pengaman". Sebelum Anda membeli sebuah aset, Anda sebaiknya sudah menentukan batas toleransi kerugian. Jika harga pasar turun menyentuh batas tersebut, Anda memutuskan untuk segera menjual aset tersebut. Tujuannya untuk mencegah kerugian kecil berubah menjadi kerugian besar. Tanpa strategi ini, trader sering kali terjebak menahan aset yang harganya terus merosot (holding) dengan harapan harga akan kembali naik.
Pada Indodax saat ini tidak tersedia fitur Stop Loss, namun Anda dapat menerapkan strategi Stop Loss ini secara otomatis dengan menggunakan fitur Stop Limit, dimana Anda tidak perlu memantau pergerakan harga di layar selama 24 jam untuk melakukan cut loss secara manual. Fitur Stop Limit ini memungkinkan pengguna untuk menetapkan harga tertentu, dimana sistem akan secara otomatis menempatkan pesanan jual atau beli Anda. Sederhananya, pesanan Anda tidak akan masuk ke dalam order book pasar sebelum harga pasar menyentuh harga pemicu yang telah Anda tentukan sebelumnya.
Untuk menggunakan fitur ini, Anda harus memahami dua parameter harga yang wajib diisi:
Stop Price (Harga Pemicu) merupakan titik harga yang berfungsi sebagai "Aktivator". Ketika harga pasar terakhir (last price) menyentuh angka ini, sistem akan otomatis mengaktifkan pesanan Anda.
Limit Price (Harga Eksekusi) merupakan harga spesifik yang Anda inginkan untuk melakukan transaksi jual atau beli. Setelah Stop Price tersentuh, maka sistem akan memasang Limit Order pada harga yang Anda pasang.
Agar lebih mudah dipahami, mari kita lihat contoh penggunaan Stop Limit untuk meminimalisir kerugian (Stop Loss):
Nina memiliki aset Bitcoin dengan harga pasar saat ini : Rp500.000.000.
Nina khawatir harga akan turun (crash), dan Nina memutuskan ingin menjual aset di harga Rp479.999.000 jika harga turun menyentuh Rp480.000.000 untuk mencegah kerugian lebih dalam.
Maka, pengaturan Stop Limit Nina adalah:
- Stop Price: Rp480.000.000
- Limit Price: Rp479.999.000
Sistem akan memantau harga pasar. Jika harga turun dan menyentuh angka Rp480.000.000 (Stop Price), maka sistem secara otomatis memasang pesanan jual Nina di harga Rp479.999.000 (Limit Price) ke dalam order book.