1. Saldo beku adalah saldo yang saat ini sedang tidak bisa Anda jual-belikan ataupun ditarik karena saldo tersebut sudah Anda gunakan sebelumnya untuk order beli/jual Bitcoin.
    Sebagai contoh, Anda memiliki saldo Rupiah sebesar Rp 1.000.000. Anda ingin membeli Bitcoin sebesar Rp 700.000 di harga yang Anda tentukan sendiri menggunakan metode ‘Limit’.
    Dengan begitu, Anda akan memiliki saldo beku sebesar Rp 700.000 karena uang tersebut akan Anda gunakan untuk membeli Bitcoin.
    Saldo beku ini dapat dicairkan dengan membatalkan order beli Anda. Ketika Anda klik ‘Cancel order’, saldo Rupiah Anda akan kembali menjadi Rp 1.000.000.
  2. Hal yang sama juga dapat terjadi pada proses penarikan Rupiah/BTC. Ketika ingin menarik saldo Anda ke dompet atau rekening pribadi, Anda akan diminta untuk melakukan verifikasi e-mail terlebih dahulu.
    Selama Anda belum memverifikasi e-mail Anda, status penarikan Anda adalah ‘pending’ dan saldo Rupiah/BTC yang ingin Anda tarik akan berubah menjadi saldo beku.
    Saldo ini dapat dicairkan dengan cara membatalkan penarikan dengan menekan link pembatalan penarikan di dalam e-mail yang kami kirimkan ke Anda untuk mengkonfirmasi penarikan dana sebelumnya.

38 komentar pada “Di dalam ‘Mutasi Transaksi’, tertulis bahwa saldo IDR/BTC saya ‘beku’. Apa yang dimaksud dengan istilah tersebut?

  1. Andy Irawan

    Bitcoin saya melakukan order buy ripple sebesar 7 jta dan status order pending menghilang yang berarti order saya berhasil namun di pengecekan riwayat status order saya pending dan dana saya froze 7 juta sedangkan untuk tombol cancel order pending pun tidak ada. Mohon bantuannya untuk melakukan cancel order buy sebesar 7 juta tersebut agar dana saya kembali dan saya bsa pergunakan kembali

  2. aldianta

    Selamat sore.

    Hari ini jam 11:27 a.m saya melakukan penarikan rupiah ke rekening sendiri dan Sudah konfirmasi via email untuk penarikan dananya.
    kenapa sampai jam sekarang statusnya masih pending?

    Terima kasih

Komentar lainnya