Terdapat istilah “Maker”, “Taker”, dan “Stop Order” di dalam kolom jual maupun beli di Indodax.com, seperti dibawah ini:

Apa itu Market Maker (Limit)?

“Maker” adalah member Indodax seperti Anda yang menjual atau membeli Bitcoin dengan menggunakan harga sendiri, atau dalam kata lain, menggunakan metode ‘Limit’. Katakanlah harga Bitcoin hari ini Rp 5.000.000/BTC. Anda ingin membeli Bitcoin sebesar Rp 100.000 di harga Rp 4.000.000/BTC dengan mengisi box ‘Beli Bitcoin‘ di atas. Ketika Anda klik tombol ‘BELI BITCOIN’, order Anda akan pending/tertunda sampai harga BTC turun ke Rp 4.000.000/BTC seperti yang Anda inginkan. Order yang pending itu akan terdaftar di dalam Order Book, dan dengan begitu, Anda telah menjadi seorang market maker. Intinya untuk menjadi seorang market maker, Anda harus melakukan pembelian dengan harga di bawah harga market jual terendah, atau penjualan dengan harga di atas harga market beli tertinggi.

Keuntungan menjadi market maker adalah Anda tidak dikenakan biaya transaksi/fee apapun (0% fee) dalam proses jual-beli Bitcoin dan bisa mentransaksikan Bitcoin di harga yang Anda mau. Kekurangannya, Anda terpaksa harus menunggu beberapa saat sampai harga Bitcoin bergerak menyentuh harga yang Anda mau.

Apa itu Market Taker (Instan)?

“Taker” atau Market Instan adalah proses beli atau jual dengan waktu tunggu yang relatif lebih singkat, tanpa harus menunggu order Anda tereksekusi karena sudah langsung menggunakan harga yang dibuat oleh para market maker. Metode ini akan dikenakan fee sebesar 0.3% dari jumlah transaksi karena Anda dianggap sebagai Market Taker.

  • Berikut Metode Market Instan pada Indodax.com.
BELI
Masukkan jumlah Rupiah yang Anda inginkan, kemudian tekan tombol “Beli Bitcoin”.
JUAL
Masukkan jumlah Bitcoin yang ingin Anda jual, kemudian tekan tombol “Jual Bitcoin”.

Semua aset digital yang bisa dijual dan dibeli menggunakan Rupiah akan dikenakan biaya sebesar 0.3% untuk setiap transaksi jika Anda menjadi Market Taker

Apa itu Stop Order (Stop Loss/Take Profit)?

Fitur Stop Order* dapat membantu Anda dalam menjalankan metode Stop Loss maupun Take Profit sesuai dengan strategi trading Anda. Dengan fitur ini member Indodax dapat melakukan trading tanpa harus khawatir pada saat harga turun maupun naik pada saat Anda tidak membuka website Indodax. Saat ini fitur Stop Order* hanya terdapat pada beberapa market saja seperti BTC, ACT, AOA, BCH, TRX, USDT, DOGE, ETH, XRP, XLM, WAVES.

Transaksi Beli dan Jual Anda hanya akan tereksekusi bila last price mencapai harga yang telah ditentukan (Stop Price) dan order akan terekskusi secara market instan.

BELI ASET KRIPTO
Anda dapat menggunakan fitur Stop Order dengan memasukan Total Rupiah dan Stop Price pada tabel Beli. Transaksi Beli Anda hanya akan tereksekusi apabila last price BTC naik hingga atau lebih dari Stop Price yang telah Anda tentukan.

  • Contoh Beli Aset Kripto: Last price BTC adalah Rp 100.000.000 dan Anda ingin membeli dengan Total Rupiah Rp 5.000.000 dengan memasang Stop Price Rp 101.000.000. Maka transaksi beli Anda akan tereksekusi secara market instan bila last price BTC naik hingga atau lebih dari Rp 101.000.000
JUAL ASET KRIPTO
Anda dapat menggunakan fitur Stop Order dengan memasukan Total Aset Kripto dan Stop Price pada tabel Jual. Transaksi Beli Anda hanya akan tereksekusi apabila last price BTC turun lebih dari Stop Price yang telah Anda tentukan.

  • Contoh Jual Untuk Take Profit : Nina membeli BTC dengan harga Rp 100.000.000, dan last price BTC adalah Rp 102.000.000. Untuk Take Profit dari BTC tersebut, Nina memasang Stop Price pada harga Rp 101.000.000. Dengan memasang Stop Order pada harga tersebut akan membantu Nina untuk mendapatkan keuntungan sesuai strategi tradingnya. Karena dengan fitur Stop Order Sell ini, order jual Nina akan tereksekusi secara market instan apabila harga BTC turun hingga dibawah Rp 101.000.000.
  • Contoh Jual Untuk Stop Loss : Nina membeli BTC dengan harga Rp 100.000.000, dan last price BTC adalah Rp 99.000.000. Nina memasang Stop Order dengan Stop Price pada harga Rp 98.000.000 untuk mengantisipasi dan mengurangi kerugian yang dialami. Maka dengan fitur Stop Order Sell ini, order jual Nina akan tereksekusi secara market instan apabila harga BTC turun hingga dibawah Rp 98.000.000
*Seluruh transaksi menggunakan metode Stop Order ini akan dieksekusi menggunakan metode Market Instan

update: 2 December 2021