Di dalam kolom jual maupun beli di Indodax.com, Anda akan melihat istilah ‘Maker’ dan ‘Taker’ seperti ini:

Market Maker

‘Maker’ adalah member Indodax seperti Anda yang menjual atau membeli Bitcoin dengan menggunakan harga sendiri, atau dalam kata lain, menggunakan metode ‘Limit’. Katakanlah harga Bitcoin saat ini Rp 5.000.000/BTC. Anda ingin membeli Bitcoin sebesar Rp 100.000 di harga Rp 4.000.000/BTC dengan mengisi box ‘Beli Bitcoin’ di atas. Ketika Anda klik tombol ‘BELI BITCOIN’, order Anda akan pending/tertunda sampai harga BTC turun ke Rp 4.000.000/BTC seperti yang Anda inginkan. Order yang pending itu akan terdaftar di dalam Order Book, dan dengan begitu, Anda telah menjadi seorang market maker. Intinya untuk menjadi seorang market maker, Anda harus melakukan pembelian dengan harga di bawah harga market jual terendah, atau penjualan dengan harga di atas harga market beli tertinggi.

Keuntungan menjadi market maker adalah Anda tidak dikenakan biaya transaksi/fee apapun (0% fee) dalam proses jual-beli Bitcoin dan bisa mentransaksikan Bitcoin di harga yang Anda mau. Kekurangannya, Anda terpaksa harus menunggu beberapa saat sampai harga Bitcoin bergerak menyentuh harga yang Anda mau.

Market Taker

‘Taker’ adalah member Indodax yang membeli atau menjual Bitcoin dengan menggunakan harga yang sudah tertera di dalam Order Book. Mereka yang menjadi market taker biasanya membeli/menjual Bitcoin menggunakan metode ‘Market (Instan)’. Keuntungan menjadi market taker adalah Anda akan bisa menjual/membeli Bitcoin secara instan, tanpa harus menunggu order Anda tereksekusi karena sudah langsung menggunakan harga yang dibuat oleh para market maker.

Keuntungan menjadi market taker, Anda tidak perlu menunggu lama untuk membeli atau menjual Bitcoin, namun Anda akan dikenakan biaya sebesar 0.3% untuk setiap transaksi (biaya sudah termasuk PPN).

Semua aset digital yang bisa dijual dan dibeli menggunakan Rupiah akan dikenakan biaya sebesar 0.3% untuk setiap transaksi jika Anda menjadi Market Taker